Tanggal 2 juni 2013 kemarin, aku dan teman-teman kuliah ku ditemani 2 dosen
dan juga 1 kakak angkatan cakep, pergi ke Candi Prambanan. Selama hampir 3
tahun aku di jogja baru hari itulah aku ke Prambanan. Yah, Kalau dari kampus
itu jalannya lurus aja.. dan yah, lumayan jauh juga sih, tapi kayanya nggak
sejauh candi bororbudur. Tuh candi juga belum aku kunjungi selama hidup sampe
21 tahun. Hahahaha...
Beginilah tampak dari candi Prambanan
eaaa... ada Mas guide, mas Catur, kakak angkatan di jurusan
dosen ku waktu nyeritain candi prambanan
kalian bisa lihat ada pagar di pintu masuk kedalam kan??
itu karena sedang masa pebaikan, jadi nggak boleh masuk..
(Foto ini diambil pake kamera HP, jadi ya maklum kalau gelap) :D
dosen ku waktu nyeritain candi prambanan
kalian bisa lihat ada pagar di pintu masuk kedalam kan??
itu karena sedang masa pebaikan, jadi nggak boleh masuk..
(Foto ini diambil pake kamera HP, jadi ya maklum kalau gelap) :D
Candi Prambanan itu terletak di kawasan Prambanan, yogyakarta. Selain
namanya Prambanan, candi ini juga punya nama lain (wah, kaya kita aja yah..
punya nama alay di facebook maupun di twitter) yaitu Candi Roro Jonggrang.
Kenapa tuh namanya Roro Jonggrang? dulu alkisah, ada putri Roro Jonggrang yang
dikutuk menjadi sebuah candi sebagai penggenap ke 1000 candi yang harus dibikin
dalam semalam oleh mas Bandung Bondowoso. Yang nyuruh siapa? Ya Roro
Jonggrang-nya sendiri. (lho?)
Untuk lebih jelasnya datang saja ke candi Prambanan, masuknya gag terlalu
mahal kok. Cuma Rp.30.000 kamu bisa masuk dan keliling-keliling menikmati
keajaiban alam sambil ngalay disana (baca:foto-foto). Ada yang khas
disana yaitu ada beberapa penari tradisional yang sengaja disuguhkan untuk para
penikmat tarian-tarian tradisional jawa. Sambil naik kuda-kudaan gitu deh...
Oke, Balik ke cerita sebelumnya, sedikit yang nyantol dari cerita dosen
saya kemarin, ada kekhasan candi Prambanan, khususnya candi yang ada di jawa
tengah dengan jawa timur. Bagian kaki candi terlihat ada bagian yang sedikit
membulat (melengkung) sedangkan di jawa timur
kakinya kotak. Yang melengkung tadi namanya “genta”
ini dosen makul FOS, Pak Waluja..
ini kakak angkatan (tunjuk : bawa kamera)
kalau yang belakang itu Iva dan Tofa (mereka ngapain ya?)
kalau yang belakang itu Iva dan Tofa (mereka ngapain ya?)
Candi Prambanan adalah candi hindu, yang tersusun dari 200 lebih candi
dengan pembagiannya masing masing. Tingginya kurang lebih 43 meter (Wah tinggi
juga yah...). 1 candi utama, yaitu candi Siwa. Siwa itu dewa yang terkenal
sebagai dewa penghancur. Sewaktu ke
candi itu kita diharuskan memakai helm. Soalnya, sedang masa renovasi juga
perbaikan gitu akibat gempa di jogja beberapa tahun silam. Ya ditakutkan bahaya
bagi pengunjung, makanya pake helm. Kalau ngomongin helm, jadi inget kata dosen
Metopen ku nih, pak Joko, kata beliau, “ kalau orang pinter, naik kendaraan
pasti pakai helm biar selamat, kalau orang bodoh mah nggak apa-apa nggak pakai
helm, karena mereka fikir akan selamat selamanya.” Jadi kalau orang pintar itu
pasti tahu bagaimana menjaga kepalanya, kalau orang bodoh nggak dijaga pun tak
apa-apa, tak ada yang berarti bagi mereka, sekalipun itu kepalanya. Begitu kata
beliau...
Wah, anda termasuk orang pinter apa orang bodoh tuh?
Oke sekarang kita lihat foto-foto kami saat di Candi Prambanan
ini foto diambil di pintu keluar candi siwa... wah, di belakang ada mas bule mau lewat..^^
kebetulan ada boneka orang, sekalian aja deh ngalay bareng temen-temen..
Ini kembaran ku (baca: namanya "dora") kebetulan banget deh!
Dora orang dan Dora kartun ketemu deh di Prambanan.. hehehehe
ini temen ku, namanya Dyah Nurul Hajar, biasa dipanggil "Ndudh"
pokoknya ni orang paling Euh banget deh!
c'est moi.. ini aku.. (jadi ikutan ngalay kan)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar